Senin, 18 April 2011

GUGUSAN BINTANG SEBAGAI HIASAN LANGIT

Jika ada kesempatan cobalah untuk melihat langit malam yang cerah. Berjuta bintang tampak berkelip menghiasi langit. Begitu banyaknya hingga kita tak mampu menghitungnya. Bintang adalah hiasan langit yang amat indah. Namun jika kita perhatikan lebih teliti, tebaran bintang - bintang itu ada yang menyerupai bentuk - bentuk tertentu. Dan tahukah anda bentuk - bentuk tersebut atau kita namakan sebagai rasi bintang (konstelasi) adalah alat navigasi bagi para pelaut dan pengembara sebelum adanya alat - alat navigasi modern. Di langit utara kita akan melihat gugusan bintang Ursa Mayor, kita mengenalnya dengan rasi biduk atau beruang besar. Rasi terlihat seperti cangkir dengan gagang yang besar. Gugusan bintang ini dapat memperlihatkan kepada kita dimana letak Polaris atau bintang utara ( north star). Bintang Utara selalu menunjukan arah utara. 
Di langit selatan, kita dapat menemukan rasi bintang yang bentuknya menyerupai layang - layang. itulah rasi bintang Crux. Jika kita menarik garis antara bintang yang paling atas dan bintang yang paling bawah, maka kita akan menemukan arah selatan. Bintang adalah karunia yang besar bagi manusia. Allah telah memberikannya sebagai petunjuk arah bagi kita. Para pelaut dan penjelajah jaman dahulu, menggunakan bintang untuk menemukan jalan mereka. Bintang membuktikan kepada kita bahwa Allah adalah Dzat yang Maha Kuasa. 
" Dan Dialah yang menjadikan bintang - bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan didarat dan dilaut. Sesungguhnya kami telah menjelaskan tanda - tanda kebesaran (Kami) kepada orang - orang yang mengetahui. " ( Al an'am:97)

SEBUAH PUISI RENUNGAN

aku tahu rizkiku tak mungkin
diambil orang lain, karenanya hatiq tenang

aku tahu, amal2ku tak mungkin dilakukan org lain
maka aku sibukan diriku bekerja dan beramal

aku tahu allah selalu melihatku karenanya aku malu bila allah
mendapatiku melakukan dosa

aku tahu kematian menantiku maka ku persiapkan bekal
untuk berjumpa dg Rabbku..

ya allah smg aku bisa menjalani itu semua bukan hanya sekedar renungan semata..

SIAPA DIANTARA KITA YANG MEMILIKI WAKTU TERBATAS?

Surat kabar Al Qoshim sebuah koran yang telah lama terbit di Saudi menyebutkan bahwa seorang pemuda di damaskus telah bersiap – siap untuk melakukan perjalanan. Dia memberi tahu ibunya bahwa waktu take off pesawat adalah jam sekian. Ibunya diminta untuk membangunkannya jika telah dekat waktunya. Pemuda itu pun tidur, sementara si ibu mengikuti berita cuaca dari radio yang menjelaskan bahwa angin bertiup kencang dan langit sedang mendung. Sang ibu merasa sayang terhadap anak satu – satunya itu karenanya dia tidak membangunkan anaknya dengan harapan dia tidak jadi pergi pada hari itu lantaran cuacanya yang sangat tidak mendukung itu. Dia takut akan terjadi peristiwa yang tidak diinginkan. Ketika dia sudah yakin bahwa waktu perjalanan telah lewat dan pesawat telah tinggal landas, ibu tersebut membangunkan anaknya. Ternyata si anak telah meninggal ditempat tidurnya.

“ Yang lari dari kematian akan menemukan kematian itu sendiri”

( dikutip dari buku best seller “ La Tahzan” by Dr. Aidhl ad Qarni)